Pemain Atau Penonton?

Kita-lah yang bakal pegang Piala!

oleh Reindra Swastika Putra pada 18 September 2010 jam 7:59
Yup,seperti judul diatas bahwa cuma PEMAIN-lah yg bakal pegang piala,bukan suporter!. Tanpa disadari oleh banyak orang terutama para konsultan di oriflame,bahwa bisnis disini mirip sekali dengan permainan sepakbola. Pemaen,seperti yg kita ketahui mereka berlatih bertahun tahun demi mempunyai skill yg sangat bagus supaya bisa jadi yg terbaik di negaranya atau bahkan di dunia. Banyak sekali rintangan yg bakal mereka hadapi saat latihan,terutama masalah mental yg memaksa mereka untuk memilih terus latihan dikala capek,atau memilih berhenti karena sudah ga sanggup. Sama seperti di bisnis ini saat kita datang ke training tiap minggu demi belajar dan menimba ilmu dari orang yg sudah sukses,bayangkan betapa jenuhnya ketemu dgn orang yg mungkin itu itu saja.
Tetapi justru disitulah ujian pertama menggapai sukses kita,melawan rasa jenuh dalam belajar,demi 1 kata yg dibilang "SUKSES"
Apakah cukup itu saja ujiannya??? of course not!!!,ujian yg selanjutnya malah justru ujian yg mungkin bisa dikatakan paling berat,yaitu melawan anggapan negatif semua orang yg menghina dan mencemooh kita. Yup,merekalah "suporter setia" kita guys..  Bayangkan seandainya saat kita maen bola dan saat kita punya kesempatan emas mencetak gol tapi kita gagal mewujudkannya.. Apa yg dikatakan para suporter??? Pastilah hinaan kasar yang bahkan sangat menyakitkan kita terima,dibilang "bego banget sih!", "bisa ga maen bola!", dan masih banyak sekali cemoohan dari mereka pastinya. Jangankan peluang emas,kita sedikit salah aja pastilah ejekan itu lansung keluar dari mulut mereka. Itulah konsekuensinya jadi seorang pemaen guys,capek2 latihan,pas tanding malah dihina hina.. Sama seperti di bisnis ini,saat kita sebar katalog,prospek orang,apa yang dikatakan oleh orang lain?? Bener banget!!, ejekanlah pastinya yg dikatakan. Bahkan tidak jarang kita dengar omongan itu dari orang orang terdekat kita.

Sangat menyakitkan pastinya,sangat juga memuakkan,tapi itulah kenyataan yang harus kita terima. Tapi kita boleh berbangga teman,kenapa?? Karena kitalah yang punya peluang mendapatkan "Piala" sebagai seorang pemenang. Tidaklah ada dalam sebuah kompetisi sepakbola yang jadi juara adalah penontonnya,penonton yang bisanya cuman ngejek n neriakin doang kalo kita salah n memuji cuma disaat kita menang. Mereka tidak pernah tau betapa susahnya menjadi seorang pemain,yg mereka tau hanyalah tim ataupun pemaen jagoannya harus menang,kalo ga ya dihujat habis.hehehee.. Menjadi seorang pemaen perlu sebuah keputusan berat dimana kita harus mau menjalankan semua prosesnya,melewati semua rintangan,dan juga menerima setiap ejekan dan hinaan penonton yg sangat menyakitkan sebagai motivasi.

Sakitkah?? banget menurut saya,mendengar cemoohan bahkan kadang dari lingkingan terdekat kita,tapi kita juga harus tau teman, "Justru seorang bisa menjadi juara karena hinaan,bukan karena pujian",mereka mampu mengkonversi setiap hinaan menjadi sebuah motivasi terbesar dalam hidupnya, karena mereka juga tau

"Kepuasan terbesar dalam hidup adalah ketika mereka bisa melakukan apa yang orang lain katakan mereka tidak bisa lakukan"

Jangan pernah menyerah guys,kitalah kelak yang bakal memegang dan mengangkat "Piala" itu dengan kepala tegak, karena kenapa???

Karena Kitalah Pemenangnya!!!

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA POSTING DI ATAS. JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK DI KOMENTAR YA? ^_^

Post a Comment

Mohon Untuk Tidak Mencantumkan Nama Anonim Anda. Terima Kasih.